haloo broo kalo Lo mau Tai... TRIDEC KopDar di Silang Monas kemarin malam sabtu tanggal 22 maret... untuk seputar info apa saja yang dibahas marii cekedoott......
kali ini kita ngebahas seputar
- Tertundanya Touring yang sebelumnya direncanakan pada tanggal 29 - 31 maret ini,
- Tridec akan melakukan Poling pendapat teman teman tentang Touring
- Tridec akan melakukan baksos...
- Pengumpulan uang kas yang sudah dilakukan secara ONLINE / TRANSFER hahaha..,
- Mengenalkan beberapa anggota baru TRIDEC
- Acara Doa bersama untuk sahabat, dan Saudara kita yang sedang mengalami Musibah
- Sesi Foto Bersama wkwkwk
Semoga Teman teman yang kemarin berhalangan hadir bisa menyempatkan untuk berkumpul bersama di lain waktu untuk sekedar berbagi suka dan duka kepada teman teman lain.... tanpa Paksaan tentunya hahaaha....
untuk teman teman yang merasa belum melengkapi data data anggota bisa langsung
KLIK DISINI atau
KLIK DISONO
haha sama saja...
thanks....
TRIDEC
Pindah gigi di Moto GP tentu saja berbeda dengan pindah gigi di motor-motor biasa. Pada Moto GP, gearbox dapat disesuaikan untuk setiap sirkuit sesuai dengan karakteristik sirkuit tersebut. Jumlah giginya ada 6, tapi untuk sirkuit tertentu dimana gigi 6-nya tidak mungkin digunakan maka jumlah gigi yang digunakan hanya 5 saja. Cara pindah gigi pada motor di Moto GP berkebalikan dengan cara pindah gigi di motor laki (6 speed) pada umumnya. Kalau pada motor laki masuk gigi 1 down (diinjak tuas perseneling bagian depannya), sedang 2,3,4,5,6 up (diinjak tuas bagian belakangnya atau dicungkil pada motor sport yang tidak ada tuas bagian belakangnya). Jadi urutan giginya 1,N,2,3,4,5,6.
Pada Moto GP cara pindah gigi dikenal dengan Up Side Down atau Reverse Shift karena berkebalikan. Jadi masuk gigi 1 tuas perseneling dicungkil kebelakang, masuk gigi 2,3,4,5,6 di injak tuas bagian depannya. Pindah gigi dengan Reverse Shift atau terbalik itu tentunya punya alasan khusus, yaitu supaya lebih mudah. Karena saat pada kecepatan tinggi rider Moto GP akan lebih mudah memasukkan gigi dengan cara diinjak bagian depannya daripada dicungkil kebelakang. Sedang saat mau masuk tikungan, ngerem, rider lebih leluasa dan konsentrasi untuk menurunkan gigi dengan mencungkil tuas kebelakang. Jadi konsentrasi pembalap tidak terganggu dengan urusan pindah gigi.
Ada yang khusus saat pindah gigi di Moto GP, yaitu saat masukkan gigi rider tidak usah pakai kopling, langsung injak tuas perseneling saja. Tujuannya supaya saat memasukkan gigi rpm tidak turun, motor tidak kehilangan tenaga. Kalau pakai kopling rpm pasti turun. Jadi waktu memasukkan gigi, pengapian akan mati dalam waktu sepersekian detik ketika tuas perseneling diinjak. Sedangkan waktu menurunkan gigi tuas kopling tetap ditarik. Alasannya lagi-lagi adalah rpm. Karena setiap rider pasti ingin masuk tikungan paling lambat dan keluar tikungan paling cepat. Saat masuk tikungan, rider ngerem, dan menurunkan gigi dengan menarik kopling sambil mempertahankan rpm mesin supaya tetap tinggi. Sehingga saat keluar tikungan motor dapat berakselerasi dengan cepat untuk keluar tikungan tanpa kehilangan tenaga karena rpm turun.